blabla

blabla

Jumat, 14 April 2017

Inkscape

BAB I
PEMBAHASAN

A. Pengertian Inkscape
Inkscape adalah sebuah perangkat lunak editor gambar vektor yang bersifat perangkat lunak bebas dibawah lisensi GNU GPL. Tujuan utama dari Inkscape adalah menjadi perangkat grafik mutakhir yang memenuhi standar XML, SVG, dan CSS. Inkscape bersifat cross-platform dan dapat dijalankan pada Mac OS X (biasanya dibawah aplikasi X11, walaupun toolkit GTK+ yang digunakan dapat dikompilasikan untuk beroperasi secara langsung dibawah Quartz), sistem operasi berbasis Unix, dan Microsoft Windows. Implementasi SVG dan CSS di Inkscape belum sempurna, misalnya Inkscape tidak mendukung animasi SVG, dan font SVG, walaupun dukungan dasar untuk pembuatan font SVG telah diimplementasikan pada versi 0.47. Inkscape bersifat multibahasa, terutama untuk antarmuka dan script rumit, sesuatu yang sering terlewatkan pada sebagian besar editor grafik vektor komersil. Pada 2010, Inkscape dalam proses pengembangan aktif, dengan penambahan fitur dan antarmuka baru secara rutin pada setiap rilis baru.

B. Sejarah Inkscape
Inkscape dirintis pada 2003 sebagai sebuah fork dari proyek Sodipodi. Sodipodi sendiri, yang dikembangkan sejak 1999, didasarkan pada Gill (Gnome Illustration Application), buah karya dari Raph Levien.
Fork itu dipandu oleh sebuah tim berjumlah empat orang yang beranggotakan mantan pengembang Sodipodi (Ted Gould, Bryce Harrington, Nathan Hurst, dan MenTaLguY) yang mengenali perbedaan-perbedaan dari tujuan-tujuan projek itu, keterbukaan bagi kontribusi pihak ketiga, dan ketidaksetujuan teknis sebagai alasan mereka melakukan forking. Dengan Inkscape, mereka berpendapat bahwa mereka dapat memfokuskan pengembangan pada penerapan standar SVG secara lengkap, tidak seperti pengembangan Sodipodi yang menekankan pada pembuatan sebuah editor grafik vektor yang umum, dengan mengorbankan implementasi SVG.[3]
Sejak dikembangkan dalam fork itu, Inkscape berganti dari menggunakan bahasa pemrograman C ke C++; berubah ke GTK+ toolkit C++ bindings (gtkmm); merancang ulang antarmuka pengguna dan menambahkan sejumlah fitur baru. Penerapannya terhadap standar SVG telah menunjukkan perbaikan yang signifikan, meski belum lengkap.
Lebih baik daripada prinsip perintah atasan-bawahan, para pengembang dikondisikan dengan budaya kesetaraan di mana ide bermunculan dari kemampuan para pengembang secara perseorangan dan keterlibatan yang aktif di dalam proyek. Hasilnya, proyek ini menempatkan penekanan istimewa pada pemberian akses penuh bagi semua pengembang untuk mengakses kode sumber, dan pada keikutsertaan di dalam komunitas open source yang lebih luas (seringkali berbentuk inisiatif antar-proyek seperti Create Project, Libre Graphics Meeting dan Open Clip Art Library). Walaupun pendatang baru dapat memainkan peranan penting, para pendiri projek masih terwakili secara baik pada proses pengambilan keputusan. Di antara mereka adalah "bulia byak", arsitek dari perubahan antarmuka pengguna Inkscape yang radikal yang telah memberi Inkscape bentuknya sekarang. Antarmuka baru itu berorientasi pada antarmuka pengguna grafik dari Xara Xtreme.
Setelah Xara meluncurkan rencana untuk merilis aplikasi pelukisan Xara Xtreme secara open source, mereka mengungkapkan minat untuk bekerja sama dengan Inkscape agar kedua-dua proyek ini dapat saling berbagi kode, usaha terkoordinasi, dan membuat editor grafik open source yang lebih hebat daripada editor grafik apapun yang tersedia secara proprietary.
Sejak 2005, Inkscape ikut serta di dalam Summer of Code, program dari Google.
Sejak November 2007, sistem pencarian kesalahan program Inkscape ditanam di Sourceforge, tetapi pada 21 November 2007 dinyatakan bahwa mereka akan memindahkannya ke Launchpad.
Salah satu prioritas utama dari proyek Inkscape ini adalah antarmuka konsistensi dan kegunaan. Ini termasuk upaya untuk mengikuti pedoman GNOME antarmuka Manusia, aksesibilitas keyboard universal, dan nyaman di kanvas editing. Inkscape telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam kegunaan sejak proyek dimulai.
Jumlah kotak dialog mengambang telah berkurang, dengan fungsi yang tersedia dengan menggunakan cara pintas keyboard atau di toolbar tersedia pada jendela pengeditan. Kontrol tool bar di bagian atas jendela selalu menampilkan kontrol yang relevan dengan alat saat ini.
Semua transformasi vektor, skala, rotasi dan posisi memiliki cara cepat yaitu dengan pengubah yang konsisten, misalnya, Alt mengubah oleh 1 pixel screen pada saat zoom, Shift mengalikan transformasi dengan 10, dll), tombol ini bekerja pada node di Node tool serta pada objek dalam Selector Tool. Operasi yang paling umum (seperti transformasi, zooming, z-order) memiliki satu-tombol pintas yang mudah.
Setiap objek dalam gambar dapat dikenakan transformasi secara acak misalnya bergerak, berputar, scaling, skewing dan matriks. Parameter transformasi dapat juga ditentukan secara numerik melalui dialog Transform. Transformasi dapat di letakkan ke sudut, kotak, pedoman dan node dari objek lain. Grids, panduan dan sifat gertakan didefinisikan pada basis per-dokumen. Sebagai alternatif, sebuah Align dan dialog yang telah disediakan dapat melakukan tugas-tugas penyelarasan umum pada objek yang dipilih misalnya garis mereka dalam arah yang ditentukan, ruang mereka sama, menyerakkan mereka secara acak dan menghapus tumpang tindih antara objek.
Obyek dapat juga dapat dikelompokkan bersama. Kelompok benda berperilaku dalam banyak hal seperti objek “atom” misalnya, mereka dapat kloning atau diberi warna menggunakan cat. Benda yang membentuk kelompok dapat diedit tanpa harus ungroup terlebih dahulu, melalui perintah Enter Kelompok, yaitu kelompok yang kemudian dapat diedit seperti lapisan sementara. Z-urutan benda dapat dikelola baik dengan menggunakan lapisan, atau secara manual memindahkan objek ke atas dan ke bawah dalam tumpukan Z. Lapisan dapat dikunci atau disembunyikan, mencegah memodifikasi dan seleksi disengaja.
Sebuah alat khusus, membuat Klon Ubin misalnya, disediakan untuk membuat gambar simetris atau grid-seperti menggunakan simetri pesawat. Obyek dapat dipotong, disalin dan disisipkan menggunakan clipboard. Namun, pada versi 0.46, Inkscape menggunakan variabel internal daripada clipboard sistem, yang membatasi operasi copy dan paste ke salah satu contoh aplikasi. Obyek dapat disalin antara dokumen dengan membuka mereka dari menu File di jendela sudah dibuka, bukan dengan membuka file kedua dari shell sistem operasi.
Inkscape menyediakan tips dan petunjuk status bar untuk semua tombol, kontrol, perintah, tombol, dan pada kanvas-pegangan. Pesan petunjuk yang dinamis. Sebuah benda yang diberikan dapat menampilkan hingga empat petunjuk saat mengedit hanya dengan satu alat. Petunjuk memperbarui didasarkan pada dua item alat yang digunakan, dan jenis objek/ menangani objek yang sedang diedit misalnya teks, bentuk, jalan, warna, dll. maka akan muncul dengan keyboard lengkap dan referensi mouse (dalam HTML dan SVG ) dan tutorial interaktif beberapa SVG. Latar belakang Sodipodi (pendahulu Inkscape) didasarkan pada orang-orang dari CorelDRAW dan GIMP.

C. Layout dan Tataletak Jendela Inkscape

Inkscape memiliki tata leatak tool dan komponen yang sedikit agak berbeda dengan Aplikasi pengolah vektor yang biasa orang awam pakai(ie:Corel Draw). Tampilan awal pada saat kita memulai inkscape adalah seperti gamber dibawah ini.

Canvas
Canvas atau bidang kerja, bagian ini dapat digeser(digulung) kearah kanan dan kiri dengan cara menggeser panelbar pada bagian samping kiri dan bawah. Fasilitas lain adalah zooming degan cara menggunakan button scroll pada mouse anda atau menggunakan tool zoom.
·        
Page
Bagian dari bidang kerja yang membatasi kertas cetak. Ukuran pada bagian page ini yang akan ditampilkan pada saat hasil desain akan di eksport atau diubah kedalam format lain.

Menu Bar
Terdiri dari beberapa pulldown menu yang berfungsi pada pengaturan umum inkscape

Command Bar
Terdiri dari shortcut (Jalan pintas) untuk mengakses perintah yang ada dibagian menu. Jika pada bagian Command Bar ini tidak semua shortcut ditampilkan, dapat dilihat pada pilihan menu dropdown pada sisi sebelah kanan.

Tool Box
Terdiri dari beberapa peralatan(tool) yang biasa digunakan untuk bekerja, yaitu menyeleksi, menggambar, mengubah objek. Untuk memilih tool yang akan digunakan tinggal klik pada tool yang kita inginkan, sedngkan untuk mengatur penggunaan tool ini dengan klik kanan pada tool yang ingin kita atur. Bentuk kursor akan berubah mengikuti tool yang dipilih terakhir.

Tool Controls
Terdiri dari beberapa kotak yang memuat icon-icon yang memudahkan dalam memilih tool, tool control ini merupakan pengatuan lebih lanjut terhadap objek yang sudah diatur/dibuat dengan tool pada toolbox.

Color Palette
Bagaian ini berfungsi untuk memilih warna yang akan digunakan. Pewarnaan dapat dengan cara drag and drop warna yang dipiih ke area yang ingin diberiwarna.

Status Bar
Terdiri dari beberapa area yang memberikan informasi mengenai aktifitas yang terjadi di bidang kerja, terdiri dari Style Indicator, Pengaturan layer, Pointe position (posisi pointer), pengaturan perbesaran(zooming).

Style Indicator
Menunjukan pengaturan style (Fill and Stroke) pada suatu objek yang dipilih/diseleksi. Dari sini dapat juga memberikan pewarnaan pada objek(fill) dan juga garis atau outline (stroke) dengan cara drag warna yang dipilih dari color palette ke style indicator.
·        
Notification Region
Terdiri dari beberapa inforamasi penting mengenai objeck.

Rulers
Penggaris yang menunjukkan ordinat (X)dan absis (Y) dari objek yang akan kita aut tata letaknya. Klik dan drag dari ruler ke arah bidang kerja akan menghasilkan Guide line(garis bantu).

Scroll Bars
Digunakan untuk menggeser bidang kerja apabila ada bagian objeck yang tidak terlihat.

Color Calibration
Tombol untuk mengaktifkan dan menonaktifkan Color Profile, jika fasilitas ini diset.


D. Tool-tool yang ada di Inkscape

Tool yang pertama adalah Selector, selektor ini berfungsi untuk memilik object dan mentranformasi object seperti resize, dan rotate. Apabila ingin memilih object cukup klik sekali dengan tool ini, jika ingin transform object klik sekali lagi.

Tool yang kedua adalah Node, node berfungsin untuk mengedit node-node pada path. Kita dapat mengubah-ubah posisi node atau mengubah sifat nodenya.

Tool yang ketiga adalah Tweak, tweak ini ada beberapa fungsi, diantaranya untuk mengkerutkan atau menggembungkan object dan untuk mengubah pola warna pada object. Lihat fungsi-fungsi di tool control bar (apa itu tool control bar, silakan lihat artikel saya yang "Senjata yang Kita Gunakan") maka saya yakin kawan-kawan bereksperimen.

Tool yang keempat adalah Zoom, zoom berfungsi untuk memperbesar tampilak (zoom in) dan memperkecil tampilan (zoom out). Zoom in dapat kita lakukan dengan klik kiri pada mouse (mouse pad) sedangkan zoom out dapat kita lakukan dengan klik kanan. Zoom in dapat dilakukan pada area tertentu dengan mengedrag area tertentu (klik kiri kemudia seret disekitar area yang ingin di zoom in). 

Tool yang kelima adalah Rectangle, rectangle berfungsi untuk membuat segi empat atau persegi. Segi empat yang dibuat dengan tool ini dapat dibuat memiliki sudut yang membulat atau siku. Coba geser node-node yang ada saya yakin kawan-kawan akan suka.

Tool yang keenam 3D Box, 3D Box dapat kita gunakan untuk membuat box dengan tampilan 3D. Akan ada setingan titik hilangnya, baik pada sumbu X, Y, maupun Z di tool control bar apa akan dibuat sejajar atau tidak.

Tool yang ketujuh Ellipse, Ellipse berfungsi untuk membuat lingkaran baik bulat atau lonjong. Dapat juga diatur apa akan satu lingkaran atau setengah lingkaran, dan seterusnya. 

Tool yang kedelapan Star, Star berfungsi untuk membuat bintang dan dan segi-n (segi-3, segi-4, segi-5, segi-100, 1000, 2000). Bintang yang kita buat dengan tool ini juga bisa punya 3 sudut, 4, 5, 6, 100, dst.

Tool yang kesembilan adalah Spiral, Spiral dapat kita gunakan untuk membuat pola spiral dengan pengaturan radius, divergen (spasi antar spiral sama atau tidak), dan jumlah putarannya. 

Tool yang kesepuluh adalah Pencil, dengan Pencil kita dapat membuat garis semau kita. Kita juga dapat mengatur tingkat smooth dari goresan kita, ada juga pengaturan yang lain. Dapat dibilang ini sama dengan the real pencil but more than ordinary pencil, it's a wonderfull pencil.

Tool yang kesebelas adalah Pen, Pen mirip dengan pencil, tapi hasil garis yang kita buat dengan pen lebih akurat (mirip kita membuat garis-garis dengan penggaris). Hasil dari pen berupa path, sama dengan pencil.

Tool keduabelas adalah Calligraphy, seperti namanya, tool ini dapat kita gunakan untuk membuat kaligrafi. Kita dapat mengatur sudut goresan, kehalusan goresan, dsb.

Tool ketigabelas adalah Eraser, Eraser dapat kita gunakan untuk menghapus path. Tool ini sangat berfungsi jika path yang ingin kita hapus jumlahnya sangat banyak.

Tool keempatbelas adalah Paint Bucket, tool ini berfungsi untuk mewarnai area yang dibatasi oleh garis. Warna yang terbentuk oleh tool ini akan menjadi obejct tersendiri.

Tool kelimabelas adalah Text, kita dapat menggunakan tool ini untuk membuat text pada disain yang kita buat.

Tool keenam belas adalah Connector, dengan connector kita dapat membuat garis antar object. Tool ini sangat berguna ketika kita membuat diagram dengan Inkscape.

Tool ketujuhbelas adalah Gradient, saya rasa tool ini akan punya banyak penggemar karena dengan tool ini kita dapat membuat gradasi warna pada object. Silakan dicoba, saya kira kawan-kawan akan suka.

Tool kedelapanbelas (terakhir) adalah Dropper, melihat tool ini saya ingat pipet tetes yang ada di laboratorium. Tool ini di Inscape berfungsi untuk mengambil warna pada titik yang diklik dengan tool ini kemudian mengaplikasikannya pada object yang kita pilih.

Tab Path pada toolbar :
A) Trace bitmap (shift + alt + b) : mentrace (mengubah) gambar bitmap secara otomatis kedalam bentuk vector.
B) Union (ctrl + +) : menggabungkan dua buah objek menjadi satu.
C) Difference (ctrl + -) : mengurangi objek A dengan objek B.
D) Intersection (ctrl + *) : mengambil irisan dari perpotongan objek A dengan B.
E) Exclution (ctrl + ^) : kebalikan dari intersection dimana yang diambil adalah bagian yang tidak berpotongan.
F) Division (ctrl + /) : membagi objek A sesuai objek B.
G) Cut path (ctrl + alt +  /) : serupa dengan division hanya saja yang diambil adalah bagian outlinenya saja.
H) Combine (ctrl + k) : menggabungkan dua/lebih objek dengan tetap memunculkan outline.
I) Break Apart (shift + ctrl + k) : memisahkan objek-objek yang tidak saling bersinggungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar